Sintalnya Tubuh Mulan - Cerita Dewasa - Cerita Sex Panas - Cerita Sex - Wisatalendir
30975
post-template-default,single,single-post,postid-30975,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge
Cerita dewasa

Sintalnya Tubuh Mulan

Cerita dewasa – Siang menyengat kota jogja, dengan langkah gontai Prima berjalan menuju ruang adminitrasi kampusnya, Dia harus mendaftar ulang hari ini, hingga jam 1 siang, bila ingin ikut KKN.

“Siang Prima” sapa lembut dari ruangan sebelah kiri tempatnya berjalan.

“Ehh, siang Mil” balas sapanya kepada asal suara tadi.

Mulan, teman kampus Prima, dengan otak brillianya sekarang menjadi asisten dosen.

“Mau daftar KKN ya Prim..? tanya Mulan.

Baca Juga: Penjual Nasi

“Iya nih Mil, ikutan KKN juga?” balas tanya Prima.

“Ya pasti lah, kan aq panitia” sambung Mulan.

Siapa sih yang nggak kenal sama Prima, cowok urakan dengan dandanan seenaknya tapi memilikki otak yang encer serta trik maut dalam memperlakukan seorang wanita.

Andai saja Prima rajin, mungkin sudah kemarin-kemarin lulus dia, pikir Mulan, tapi peduli setan lewatlah, yang penting, sebagai salah satu cewek yang mengagumi Prima.

Hati Mulan sedikit berbunga, mendengar kabar Prima mengikuti KKN, bukan karena ingin Prima menyelesaikan kuliahnya, terlebih Mulan dapat berdekatan dengan Prima. Karena Mulan sebagai asisten dosen, yang secara tidak langsung dia bertugas mendampingi mahasiswa KKN di suatu daerah yang terpencil, akan banyak kesempatan untuk mendekati Prima
Sosok Mulan yang bertubuh sintal dengan dada membusung, rambut hitam lurus sepinggang, ditambah tailalat didekat dagunya, menambah manis dan sexy.

Singkat cerita, Tibalah rombongan mahasiswa KKN di daerah terpencil tersbut, setelah pembagian penginapan yang diputuskan dalam breafing di kantor kelurahan, Prima berlima serumah dengan Mulan.

Semua itu telah di atur oleh Mulan sebagai panitia yang berwenang dalam pembagian penginapan, mereka menempati belakang rumah pak lurah, sebagai gambaran, dusun tempat KKN berupa perbukitan gersang jauh dari kota, sarana serta prasarana sangat minim, listrik pun belum ada.
Satu-satunya sumber mata air bersih berjarak 400 meter dari dusun. Kegiatan sehari-hari KKN adalah memberi penyuluhan kepada masyarakat yang dilaksanakan sehari penuh, anggota KKN baru kembali ke penginapan sekitar jam 8 malam.
Sebulan sudah berlalu, Jumat sore setelah penyuluhan selesai, tiba giliran mahasiswa KKN yang ingin pulang kerumah masing-masing, Anggota KKN mendapat libur selama 2 hari, yaitu hari sabtu dan minggu.

“Gimana Prim? kamu mau pulang?” tanya Mulan kepada Prima

“Belum tau Mil, liat nanti aja lah… kalau ada yang bayarin aq pulang, kalau nggak ya jaga posko” jawab Prima sekenanya.

“Udah nggak usah pulang nemenin aq aja di sini” kata Mulan setengah berharap, sebagai panitia Mulan nggak dapat jatah libur.

“Boleh boleh, siapa takut?” jawab Prima, Mulan pun mengangguk sembari tersenyum lega.
“Prim mau nggak nemenin aq ke sumber” tanya Mulan melas kepada Prima.

Cerita Sex Mahasiswa – Sumber adalah tempat mata air bersih di mana semua kegiatan mandi dan mencuci dilakukan naggota KKN.

Mulan ketinggallan teman-teman wanitanya mandi tadi, sementara Prima cukup 2 hari sekali untuk mandi.

“Apa kamu nggak takut sama aq?” goda Mulan

“Emang kamu setan ya?” tanya Mulan dengan senyum dikulum.

Wah rejeki nomplok nih, kata hati Prima, tak terasa celana jin yang dipakainya terasa sesak, terutama didaerah selangkangannya.

“Hati-hati lho Mil, jalan sama setan” teriak Cici teman sekamar Mulan sambil mengerlingkan mata kearah Prima

Primapun gemas, diambilnya batu kerikil dan dilemparkan ke arah Cici,

“Awas kamu ya, nanti malem aq grayangin” ancam Prima.

“Hiiiiii… sapa takut digerayangin kamu, emang berani apa?” tantang Cici.

“Udah udah ahh, nggak usah dilayanin, ayo nanti keburu kemaleman disana” kata Mulan sambil menarik tangan Prima.

“Sepi banget ya Prim, dan dingin lagi daerah sini” kata Mulan sambil merapatkan tubuhnya ke Prima.

“Namanya juga hutan, ya jelas sepi dong” jawab Prima.

“Kamu sudah mandi Prim?” tanya Mulan.

“Wkwkwkwkwkwkk… kayak nggak tau aq aja, rencana sih besok sore mandinya. jawab Prima.

“Temeni aq mandi ya Prim?” pinta Mulan

“Nggak usah disuruh lagi tuan putri, hamba siap melayani permintaan tuan putri” gaya Prima berpantomim.

“Iihhh, genit banget, awas kamu ya…” ujar Mulan sambil menyubit kecil pinggang Prima.

Mereka berdua bertelanjang ria masuk ke pancuran tempat untuk mandi, mereka berpelukan.

“Prim.. sudah berapa cewek yang kamu tidurin?” selidik Mulan.

“Wkwkwkwkwkkwkwkwk.. sama kamu sudah yang ke 500 kalinya” canda Prima.

“Ihh nakal banget kamu ya, apa sih yang bikin cewek tergila-gila sama kamu Prim?” kejar Mulan sambl mencubit mesra Prima.

“Mungkin mereka semua tergila-gila sama dedekku ini” kata Prima sembari memainkan k0ntolnya yang mulai mengeras.

“Boleh nggak kenalan sama dedekmu?” kerling manja Mulan,

“Hati-hati lho, dia suka ngeludahin cewek” goda Prima

Diraihnya k0ntol Prima dan dielus mesra tangan halus Mulan.

“Dingin banget ya Prim airnya” kata Mulan,

“Ahh enggak kok biasa aja” jawab Prima sambil meraba selangkangan Mulan.

“Oghh Prim… nikmat banget, lebih dalem lagi dong yaannngg…” rintih Mulan tanpa melepaskan tanganya dari k0ntol Prima.

Segera dilumatnya bibir Mulan, mereka berciuman mesra, tangan Prima tidak berpindah dari selangkangan Mulan.

“Priimmm.. nikmat Prim… aq nyampe nih… erang Mulan.

Tak lama kemudian tubuh Mulan bergetar hebat, dipeliknya Prima erat-erat.

“Agghh… ohhh..ohhh..” desah Mulan.

Beberapa saat Mulan mengatur nafas, kemudian Mulan berjongkok di hadapan Prima, diraihnya k0ntol Prima, dielus, kemudian pelan-pelan dimasukkan k0ntol Prima ke dalam mulut Mulan.

“Oghhh… nikmat Mill, terus Mil.. yang dalem…” rintih Prima.

Setelah di rasa cukup, Prima meraih pundak Mulan untuk berdiri, kemudian membalikkan tubuh Mulan dan meyuruh Mulan untuk setengah membungkuk sambil berpegangan pada pancuran yang ada di depan Mulan, kemudian Prima membuka sedikit kaki Mulan dan dengan perlahan di tusukkkan batang k0ntolnya ke lubang memek Mulan dari belakang.

“Aaghhhh.. nikmat Primm.. tapi pelan-pelan aja ya nusuknya, k0ntolmu gegedean sih” erang Mulan.
Perlahan-lahan batang k0ntol Prima maju, sampai melesak penuh ke dalam lubang memek Mulan.
Digerakkan maju mundur batang k0ntolnya, dan kedua tangannya segera meraih toket Mulan yang menggelantung jatuh bak buah pepaya matang di pohon.

“Emhhh…ohh.. Primm.. nikmat Primm… Ohh.. my god… terus Primm.. aq nyampe lagiiihhh…” rintih nikmat Mulan.

“Aq juga mau nyampe Mill.. bentar lagi ngeludah nih dedek… keluarin dimana Mill” tanya Prima.

“Kalau begitu keluarin sama-sama aja Prim.. eegghhhh.. keluarin di dalem aja.. 2 hari lagi nggak dapet kok… ogghhhh..” gelinjang Mulan.

Prima pun semakin semangat mendengar jawaban Mulan, dipercepat gerakan batang k0ntol di lubang memek Mulan.

“Priimmaaa… aaku ssamm..paaiii nihhh…” erang Mulan.

“Iya sayang… aaku.. juga nyampai nih..” buru Prima. dan hmm..mm.. mm.. 6-7 semprotan pejuh Prima menembus dinding memek Mulan.

“Aghh.. ohh..hh..” Mulanpun pun mencengkram kuat pancuran air, di angkatnya pantat serta di kejangkanya oto memek seolah menjepi kuat batang k0ntol Prima.

Mereka berdua terkapar lemas, nafas yang terengah-engah tak beraturan, bagai pelari yang mencapai garis finish. Diraihnya wajah Mulan, dicium bibir mungilnya.

“Gimana yang, puas?” tanya Prima kepada Mulan.

“Iya yang.. nikmat sekali k0ntolmu, sampai penuh lubang memeku” jawab Mulan di sela nafas yang masih memburu.

Kemudian mereka berdua mandi dan saling menyabuni satu sama lain.

“Udah yukk, aq ditunggu Ikbal sama Lia di base camp” kata Mulan.

“Lho, nggak ada ronde ke 2 nih?” protes Prima.

“Sory banget ya sayang, aq udah janjian ama mereka, kami mau kerumah pak RT” serga Mulan

“Wahh.. padahal dedekku minta lagi nihh” rintih Firman memelas,

“Kasian kamu” kata Mulan sambil mengelus batang k0ntol Prima yang sudah tegang mengeras lagi,

“Maafin kakak yah,, muachh” kecup Mulan pada k0ntol Prima.

“Kakak harus tanggung jawab lho besok, kasian banget nih dedek” canda Prima pada Mulan.

“Mereka berdua kembali berciuman mesra,

“Udahan yukk, nggak enak nih sama mereka udah nunggu” desak Mulan.

Keduanya mengenakan pakaian dan melangkah bergandengan menuju rumah pak lurah.

Related Post