DI PERKOSA 4 CEWEK - Cerita Dewasa - Cerita Sex Panas - Cerita Sex - Wisatalendir
13406
post-template-default,single,single-post,postid-13406,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1.1,vc_responsive
Cerita Dewasa

DI PERKOSA 4 CEWEK

Ketika aku terbangun tangan dan kakiku sudah terikat dengan borgol, aku terbaring di tempat tidur. Di hadapan aku ada seorang wanita yang tampak memegang gunting. Dengan gunting tersebut ia menggunting pakaian membugili aku sampai tidak ada sehelai kain pun yang menutupi tubuhku. Ia langsung menatapi titit aku yang sudah berdiri tegak dengan penuh pesona sambil tersenyum-senyum. Tiba-tiba ada orang yang membuka pintu ruangan mereka berjumlah tiga orang.

Ketiga ketika mendekat ia tampak masih muda dan cantik sepertinya mereka semua sudah saling mengenal. Tanpa banyak bicara lagi salah satu dari mereka langsung memasukkan kondom fiesta (warna merah) ke penisku lalu memasukkan penisku ke dalam mulutnya ia tampak asyik menjilati penis aku sambil sesekali mengulum lidahnya ke kepala penisku dan menghisap-hisapnya. Mereka terus melakukan dengan saling bergantian satu sama lain. Setelah itu mereka saling mengenggam erat penisku dengan tangannya lalu mereka mengocoknya dengan cepat.

Akupun sudah tidak tahan lagi dan akhirnya penisku memuncratkan air mani tepat ke muka salah dari dari mereka. Saat itupun ia langsung menjulurkan mulutnya lantas menghisap kepala penis milikku. Seketika itu aku tak kuasa untuk menjerit dan berusaha berontak kerena menahan rasa ngilu di kepala penis. Mereka malah asyik tertawa mendengar jeritanku. Kini mereka melepaskan semua pakaian mereka satu per satu dan kembali lagi menghampiri aku.

Mereka satu per satu menjilati penisku yang mulai bangkit kembali setelah tadi sempat lemas. Mereka tampak saling berebut untuk dapat menikmati penis aku. Mereka tampak sudah mahir memainkan penis, mereka menggunakan lihahnya untuk menjilat, mengulum dan menghisap tititku sambil jari-jari menggelitik buah zakar milikku. Ada pula memiliki payudara besar dan memainkan penisku antara payudara besar miliknya dan menggosok-gosokkan penisku ke vagina mereka. Penis sudah tidak tahan dan kambali menyemburkan sperma saat salah satu mereka sedang asyik menghisap penisku dan mengelitiki buah zakarku.

Aku pikir cewek itu langsung menelan sperma yang keluar tapi ternyata tidak karena setelah itu ia memindahkan sperma di mulutnya ke temen-temennya dan mereka tampakpun menikmati berbagi sperma dari dari mulut satu ke mulut lainnya. Setelah beberapa saat mereka kembali lagi memainkan penisku. Salah dari mereka menekan kepala penisku lalu satu yang lainnya memasukkan sedotan ke lubang penisku. Kontan aku menjerit dan memohon agar mereka tidak melakukannya tapi tampaknya sia-sia justru mereka semakin bernafsu mendengar jeritanku.

Mereka menyodokan sedotan ke dalam penisku sambil sesekali menghisap dan meniup sedotan itu. Tentu saja penis aku itu rasanya sudah tidak karuan lagi. sampai akhirnya penisku sudah benar-benar tidak berdaya lagi dan sudah tidak sanggup berdiri diri. Mereka tampaknya masih belum puas. Salah satu di antara mereka menyodorkan memeknya ke mulutku. Ia meminta agar akau menuruti perintahnya jika tidak aku diancam akan disunat sampai habis. Mereka memintaku agar menjilat memeknya dan mengulum clitorisnya sambil menyentilkan lidah ku ke clitoris.

Dua cewek lainnya memakai jari-jari tanganku untuk dimasukkan ke dalam memek mereka dan agar untuk memijat area g-spot mereka sedangkan yang satu lagi masih tampak asyik menjilati dan menghisap penisku yang terbungkus kondom fiesta dan sudah bener-benar lemas. Mereka begitu menikmatinya sambil mendesah-desah. Tak lama cewek yang menjilati memeknya mengeluarkan memeknya dari mulutku lalu menumpahkan air mani ke mukaku sambil menjerit.

Cewek ini masih bernafsu dan ingin aku terus menjilati dan mengulum clitoris miliknya. Tak lama lagi ia kembali menjerit dan mengeluarkan cairan dimulutku dan meminta aku agar menelannya. Cewek ini tampak sudah puas ia kembali berpakaian dan meninggalkan ruangan. Kini masih ada 3 lagi wanita yang ingin terpuaskan nafsunya. Mereka mintaku untuk melakukan dengan cara yang sama yakni menjilati memeknya. Cewek ini bahkan melepaskan borgol di salah satu tanganku hanya supaya aku bisa memasukkan jari-jari ke dalam memeknya saat aku mengulum clitoris miliknya dengan lidahku. Aku merasa kesal dengan cewek-cewek nakal ini karena setiap kali mereka orgasme mereka menumpahkan air mani ke mukaku atau meminta aku untuk langsung menelannya.

Akhirnya 3 cewek sudah aku puaskan nafsu mereka tinggal satu lagi. Ia tampaknya untuk membugili aku tadi. Ia tampak yang paling tangguh karena beberapa kali aku diminta menghisap air mani yang ia keluarkan dan memeknya masih tetap di dalam mulutku. Akhirnya cewek ini menyerah juga tentu saja sebelum ia pergi aku memohon kepadanya agar melepaskan borgol aku.

Cewek ini tiba memeluk aku dengan erat, tangannya mulai meraba dadaku, membelai rambutku dan aku pun dicium bibirnya. Cewek mengajak aku berbicara untuk pertama kalinya. Ia bercerita tentang dirinya bagaimana ia memberikan aku obat tidur dan mengatakan kalo ia suka sama aku. Tangan terus meraba-raba keseluruh tubuh saat ia bercerita dan tanpa sadar titit aku sudah kembali berdiri tegak. Ta tampak menggunakan kamera hp miliknya untuk memfoto penis aku yang berdiri tegak dari jarak dekat lalu ia kembali meniduri aku dan memasukkan penis aku ke dalam memeknya, ia melepaskan borgol ditanganku yang satunya dan meminta aku memeluknya erat.

Pada posisi woman on top ia tampak berkuasa mengatur tempo permainan ia pun membisikkan agar memberikan aba-aba jika aku sudah mau orgasme. Aku benar-benar menikmati pengalaman pertamaku bersetubuh dengan wanita kami saling berciuman, membelai-belai rambut dan berpelukan erat. Sudah beberapa kali kami berhenti untuk menghela nafas agar kontan meledak. Sampai akhir kami berdua sudah tidak dapat menahannya lagi, sambil menjerit dengan keras kami benar-benar merasakan orgasme yang sangat dashyat.

Aku melihat wajah wanita ini begitu terpuaskan, begitu juga dengan aku yang sudah merasa tidak sanggup apa-apa lagi. Ia akhirnya kembali mengenakan kembali pakaiannya ia memberikanku kunci borgol kakiku dan pakaian tidur lalu ia langsung meninggalkan ruangan.

Related Post