cerita dewasa

Cerita Sex Ngentot Nafsu Bersama Dia di Losmant

Namaku Sika, Aku siswi di salah satu sekulahanan di Malang jawa timur, Dan aku kelas XII SMA. Waktu itu aku pulang dari sekulah pukul 11.00 siang, pulangnya lebih awal karena ada rapat Bapak Ibu Guruku. Dan waktu itu hujan deras sekali, lalu Erwin nawarin aku pulang bareng naek angkot, Erwin itu adalah kekasihku, kami berpacaran udah satu tahun yang lalu. Akhirnya aku mau, dan di perjalanan Erwin mengajakku jalan-jalan ke plasa Mall di daerah Kotaku,

“Sik, mumpung masih siang kita maen dulu yuk di plasa Mall nannti maen time zoon” ajakan Erwin.

“Iya gak pa-pa ayo” jawabku.

Terus kami sampai di mall kami turun dan jalan-jalan dulu lihat-lihat baju setelah itu kami maen time zoon, dan setelah bosan maen akhirnya kami memutuskan pulang karena waktu udah menunjukan jam 14.00. sebelum pulang kami makan dulu di dekat plasa itu dan cuaca masih kurang mendukung dan Erwin nawarin aku untuk istirahat sebentar, dan akhirnya aku tidak menolak ajakan Erwin,

“Sika,,,  istirahat dulu gimana ini mumpung masih siang, nanti pulang agak sore aja,,?” Ajakan Erwin.

“Mau istirahat dimana Win,,? Ini kan di tempat rame pasti juga gak bisa istirahat,” jawabku.

“Apa nyewa Lostman di belakang plasa aja Sik,?” Erwin.

“Ahh,,gak ah,,nanti kamu minta aneh-aneh lagi seperti kemaren kayak di rumahmu,” jawabku.

“Enggak,, nanti istirahat bentar atau tidur bentar sambil nunggu hujanya reda, kalau udah reda nanti pulang,” ajakan Erwin lagi.

“Yaudah gak pa-pa, aku juga capek dan ngantuk banget nih Win,?” jawabku.

Lalu akhirnya aku mau dan menyewa losmant di belakang plasa, akhirnya kami masuk dan tiduran, aku di kasur dan Erwin tiduran di sofa depan TV sambil nonton TV. Waktu itu cuaca sangat dingin sekali dan hujan pun gak reda-reda, akhirnya Aku turun dari tempat tidurku kemudian duduk di sofa sebelahnya Erwin, kumulai dan kucium keningnya dan kugegam tangannya Erwin, memang sih Aku yang mulai.

“lhoo gak jadi tidur kamu Sik,?” Tanya Erwin.

“Gak bisa tidur Win, dingin banget sambil memeluknya” jawabku sambil memancingnya.

“Apa tak kelonin, biar hangat, ?” hehehee, sambil senyum Erwin.

Saat itulah aku mulai terpana, Akhirnya Erwin mulai menciumku dan menikmati bibirku yang merah jambu sedikit pucat, Tak tahan aku dicium Erwin, kubalas ciuman bibirnya, lalu Erwin menyentuh payudaraku sambil meremas-remas dari luar, lalu melepas kancing bajuku dan Bhku, dan dia memainkan dan meremas satu payudaraku dan payudaraku yang satu di ciumi dan putingku di kulumnya, sambil aku diam menutup mata dan merasakan kehangatan dan kenikmatan di tubuhku. Sentuhan bibirnya selama memainkan payudaraku membuat wajahku memanas dan darahku bergelora.

Tak lama kurasakan badanku mulai bergetar-getar, tahu-tahu tangannya Erwin meraba raba pahaku dan mnyentuh memekku dari luar, karena aku masih memaki CD, dan aku hanya diam aja, lalu Erwin melepas Rok seragamku dan melepas CD ku dan Erwin mulai menggerakkan tanganya, dari menyentuh atau mengelus pahaku sampai menyentuh Memeku dengan lembut dan sambil diusap-usapkan tanganya di memekku. Setelah beberapa kali tanganya Erwin memainkan memekku, badanku rasanya terbakar, samapai pinggangku ku angkat karena birahiku semakin memuncak dan nafsuku semakin tinggi.

Akhirnya kupegang batang kejantanannya Erwin dari luar karena dia masih pakai baju, dan akhrirnya dia melepaskan bajunya dan aku bantu Erwin melepaskan celana dan celana dalamnya, lalu kupegang batang penisnya yang besar dan panjang sambil aku kocok-kocok bentar lalu aku kulum batang penis Erwin, dan Erwin gak bisa nahan akhirnya kami pindah di atas kasur dan kami bergaya 69, dan kami melakukan gaya 69 selama kira-kira 15 menit, kemudian Erwin di atasku perlahan batang penis Erwin di masukan memekku, ketika baru kepala penisnya mulai masuk, Aku hanya mengedipkan mataku seakan-akan sukmaku terbang entah kemana,

“Aahhhhhhhhhhhhh,,Ouhhhhhhhhhh,,” desahanku.

Tapi begitu mendengar desahanku Erwin mulai menggerakan gaya maju mundur, terasa olehku dan kehangatanku. Sambil menggerakan gaya maju mundur Erwin sambil meremas-remas payudaraku dan leherku di ciuminya, dan desahanku semakin hebat,

“Aaaaaaaahhhh…emhhhhhhh..ouuhhhhhhhhhhhhhh..Nikmat sayang,,” desahanku semakin menggila karena keenakan.

Dan kami tidak berpindah posisi, Erwin masih menggerakan gaya maju mundurnya di atasku dan semaki keras geraknya dan tanganya semakin keras meremas-remas payu daraku, dan di kelihatanya mau menuju klimaks.

Dan Erwin berkata padaku sambil keras meggeraka gaya maju mundurnya,

“Sik,,,,mau keluar nih….”

“Ahhhhhhhhhh….ohhhhhhhhh…..dan sangat keras sekali gerakanya,”

Dan aku mendesah sangat keras sekali, dan akhirnya,

“Crotttttttttttttttttttttttt,,crottttttttttttttttttttttt,,crooooooooooooootttttt,,ahhhhhhhh Air mani udah bececeran di atas payu daraku,”

Lalu Kami sama-sama terdiam sambil berpelukan di atas kasur Losmant sambil nafas kami berdua ngos-ngosan. Dan kami istirahat sebentar sambil minum teh hangat biar tenaga kami pulih seperti semulan. saat itulah pertama kali kurasakan kenikmatan ngentot dengan cowokku Erwin karena kami memainkanya gak tergesa-gesa, biasanya kami melakukanya di rumahnya Erwin, tapi kami berdua tidak merasa menikmati ngentot seperti ini, karena kalau di rumah Erwin aku takut kalau ibunya pulang, dan Ibunya pulang dari kerja itu gak tentu jamnya. Lalu waktu menunjukan jam16.30 sore dan akhirnya kami berdua memebersihkan diri, dan kami cek out dan aku di antar pulang sampai rumahku sama Erwin meskipun kami hanya naik angkot.

Post Terkait